Menu

Pengolahan Air Limbah Fisika

October 9, 2012 | Pengolahan Air Limbah

Pengolahan Air Limbah Fisika

Pengolahan air limbah fisika adalah satu bagian dari pengolahan air limbah menjadi air bersih yang dapat dikonsumsi dan digunakan. Unit pengolahan air limbah pada umumnya terdiri atas kombinasi pengolahan air limbah fisika, kimia, biologi. Seluruh proses tersebut bertujuan untuk menghilangkan kandungan padatan tersuspensi, koloid, dan bahan-bahan organik maupun anorganik yang terlarut. Pengolahan Air Limbah artificial sangat efektif untuk mengurangi jumlah zat-zat yang berbahaya bagi ekologi dalam badan air penerima, antara lain zat-zat yang dapat mengendap. Misalnya, hidrosida logam berat, serat dari pabrik pulp dan kertas, atau bahkan limbah dari pabrik pengolahan ikan yang banyak mengandung bahan-bahan organic hasil biodegradasi.

Pengolahan air limbah fisika terdiri atas pengolahan dengan menggunakan screen, sieves, dan filter ; pemisahan dengan memanfaatkan gaya gravitasi (sedimentasi atau oil/water separator); serta flotasi, adsorpsi, dan stripping. Pengolahan  yang dapat digolongkan pengolahan air limbah secara kimia adalah netralisasi, presipitasi, oksidasi, reduksi, dan pertukaran ion.

Dalam pembuangan air limbah, pada umumnya perlu dilakukan pengurangan laju air dan bahan organik.  Prinsip yang penting adalah mengurangi emisi dan mengembalikan bahan-bahan yang berguna ke dalam sumbernya. IPAL ( Instalasi Pengolahan Air Limbah ) yang baik hanya membutuhkan sedikit perawatan, aman dalam pengoprasian, hanya memerlukan sedikit energi, dan hanya menghasilkan sedikit produk sampingan (misalnya lumpur). Instalasi yang sangat rumit tidak selalu merupakan yang terbaik.

Pemisahan padatan-padatan dari cairan atau air limbah merupakan tahapan pengolahan air limah fisika yang sangat penting untuk mengurangi beban dan mengebalikan bahan-bahan yang bermanfaat serta mengurangi resiko rusaknya peralatan akibat adanya kebuntuan ( clogging) pada pipa, valve dn pompa. Proses ini juga mengurangi abrasivitas cairan terhadap pompa dan alat-alat ukur, yang dapat berpengaruh secara langsunf terhadap biaya operasi dan perawatan peralatan. Ada dua prinsip utama yang dapat diterapkan dalam pemisahan padatan. Prinsip pertama adalah screening, sieving, dan filtrasi, dan prinsip kedua adalah penggunaan gaya gravitasi ( sedimentasi, flotasi, dan sentrifugasi)

Pengolahan Air Limbah Fisika

Screening pengolahan air limbah fisika

Screening pengolahan air limbah fisika biasanya merupakan tahap awal pada proses pengolahan air limbah fisika. Proses ini bertujuan untuk memisahkan potongan-potongan kayu, plastic dan sebagainya. “ Screening pengolahan air limbah fisika “ terdiri atas batangan-batangan besi yang berbentuk lurus (straight) atau melengkung (curved) dan biasanya dipasang dengan tingkat kemiringan 75 derajat – 90 derajat  terhadap horizontal.

Efektivitas proses tergantung pada jarak antarbar (batang-batang besi). Pada Screen pengolahan air limbah fisika halus (fine screen) jarak antarbar berkisar antara 5 mm- 50 mm, dan pada screen kasar (coarse screen) lebih dari 50 mm.

Pembersihan Screen pengolahan air limbah fisika dapat dilakukan secara manual (dengan menggunakan garpu tangan) atau dengan menggunakan alat pembersih mekanis yang dilengkapi dengan motor elektrik. Bar Screen pengolahan air limbah fisika mekanik otomatis sering kali dilindungi dengan pre-sreening, yang dipasang pada jarak sekitar 100 mm dari system pembersihan secara manual. Peralatan Screen pengolahan air limbah fisika perlu dilengkapi dengan system by pass untuk mengatasi kemungkinan tidak beroprasinya screen pengolahan air limbah fisika utama. Peralatan juga perlu direncanakan untuk menaggulangi kondisi saat hujan dan harus direncanakan lebih besar dari kapasitas normal (oversize).

Bar Screen pengolahan air limbah fisika dengan Pembersihan manual

Bar Screen Pengolahan Air Limbah Fisika ManualPeralatan ini harus dikontrol dan dibersihkan secara teratur. Bar Screen pengolahan air limbah fisika dengan cara pembersihan manual sering digunakan dalam IPAL  ( Instalasi Pengolahan Air Limbah ) kapasitas kecil. Meskipun digunakan dalam IPAL  ( Instalasi Pengolahan Air Limbah ) skala kecil, saat ini sudah mulai dikembangkan Screen pengolahan air limbah fisika otomatis, bukan hanya untuk mengurangi biaya operasi (tenaga kerja), namun juga untuk mencegah meluapnya air limah pada saat terjadi clogging (kebuntuan) pipa.

Alat untuk mengambil padatan hasil screening juga harus direncanakan sedemikian rupa sehingga tidak menyulitkan operator. Bagian atas screen pengolahan air limbah fisika harus dilengkapi dengan lantai yang berlubang untuk menempatkan padatan hasil screening sebelum dipindahkan ketempat pengumpulan limbah padat.

Curve Screen pengolahan air limbah fisika

Curved Bar Screen Pengolahan Air Limbah FisikaCurve Screen pengolahan air limbah fisika beroperasi secara otomatis dan terutama dipasang pada saluran yang dangkal. Kelebihan peralatan ini adalah pada luas permukaan yang lebih besar. Pembersihan dilakukan dengan satu atau lebih sikat pembersih yang salah satu ujungnya diikat pada posisi horizontal. Scrapper membuang padatan hasil screening ke samping, yakni ke dalam bak penampungan yang dapat dipindah-pindahkan atau kedalam ban berjalan yang bergerak dan membawa padatan hasil screening ke bak penampungan (kontainer).

Straiht Screen pengolahan air limbah fisika Otomatis

Straiht Screen pengolahan air limbah fisika Otomatis terdiri atas batangan-batangan besi dengan penampang segi empat atau trapezoidal untuk mencegah terjadinya kemacetan system pengambilan padatan hasil screening. Screen pengolahan air limbah fisika biasanya dipasang pada kemiringan 80 derajat terhadap horizontal.

Bagian atas bar disambungkan dengan besi atau beton. Sistem penggarukan bekerja secara reciprocating, mengangkat padatan dan membuangnya ke dalam bak penampungan di bawahnya. Sistem ini biasa disebut system pembersihan dari muka atau upstream cleaning system. Sistem pembersihan yang lain adalah downstreaming cleaning system. Pada system ini, pada bagian belakang bar terdapat rantai yang bergerak dengan tenaga motor elektrik yang memiliki gigi-gigi pembersih.

Sistem otomatis dilakukan oleh level control yang menditeksi perbedaan antara permukaan air didepan dan di belakang bar screen pengolahan air limbah fisika atau dapat juga dengan menggunakan timer yang menjalankan motor elektrik secara teratur. Bar screen pengolahan air limbah fisika memiliki headloss antara 0,1 m – 0.4 m. Untuk keperluan perencanaan Instalasi pengolahan air limbah fisika harus diambil nilai headloss tertinggi.

Pengolahan Air Limbah Fisika

Basket Screen Pengolahan Air Limbah Fisika

Basket Sreen Pengolahan Air Limbah FisikaBasket Screen Pengolahan Air Limbah Fisika biasnya digunakan dalam saluran pembuangan yang sangat sempit. Bahan-bahan yang tertahan di dalam basket diambil dengan cara menaikan basket. Selama proses pembersihan penyaringan dilakukan oleh Bar Screen pengolahan air limbah fisika sementara.

Step Screen Pengolahan Air Limbah Fisika

Cara kerja Step Screen Pengolahan Air Limbah Fisika hampir menyerupai tangga berjalan (elevator) yang banyak dijumpai di pertokoan. Peralatan ini terdiri atas step shaped, screen electronical motor, gear box, rantai, empat buah roda elektrik, dan batangan penghubung. Semua sampah yang bertahan akan dibawa ke atas dan dibuang dengan sendirinya pada bagian atas screen.

Sreening Press

Sreening Press alat ini sering digunakan bersama Step Screen Pengolahan Air Limbah Fisika, untuk memadatkan padatan hasil screening pada tekanan 100 bar shingga volume padatan turun menjadi 70% dari volume awal.

Compact Screen Pengolahan Air Limbah Fisika dengan kombinasi Screening Press

Sistem pemasangan peralatan ini cocok digunakan pada berbagai saluran air. Air limbah mengalir melalui celah di depan Screen Pengolahan Air Limbah Fisika basket dan melalui basket bar. Padatan akan tertahan di dalam basket. Selanjutnya, padatan dipindahkan dari air limbah dan diambil oleh sreen Pengolahan Air Limbah Fisika conveyor (auger). Pembersihan dilakukan dengan penyemprotan air atau dengan menggunakan sikat, itulah pengolahan air limbah fisika.

Related For Pengolahan Air Limbah Fisika

Recent Post

Pengolahan Limbah Air Wudhu Pengolahan…
Pengolahan Air Limbah Organik Pengolahan…
Pengolahan Limbah Air Bekas Cucian…
Pengolahan Air Limbah Bengkel Pengolahan…