Menu

Pengolahan Air Limbah Fisika Equalisasi

October 29, 2012 | Pengolahan Air Limbah

Pengolahan Air Limbah Fisika Equalisasi

Pengolahan Air Limbah Fisika Equalisasi Setelah Saya membahas tentang Pengolahan Air Limbah Fisika Grit Chamber marilah kita melanjutkan dengan Pengolahan Air Limbah Fisika Equalisasi ayo mari kita baca bersama-sama, laju alir digunakan untuk menangani variasi laju alir dan memperbaiki performance proses-proses selanjutnya. Di samping itu, equalisasi juga bermanfaat untuk mengurangi ukuran dan biaya proses-proses selanjutnya. Pada dasarnya, equalisasi dibuat untuk meredam fluktuasi air limbah sehingga dapat masuk ke dalam Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) secara konstan.

Manfaat Pengolahan Air Limbah Fisika Equalisasi – Beberapa keuntungan yang diperoleh dari penggunaan Pengolahan Air Limbah Fisika Equalisasi adalah sebagai berikut :

Pada Pengolahan Air Limbah biologi, perubahan beban secara mendadak dapat dihindari, senyawa-senyawa inhibit dapat lebih diencerkan dan pH dapat diatur supaya konstan. Performance sedimentasi kedua dapat diperbaiki karena beban padatan yang masuk ke dalamnya dapat diatur supaya konstan.

Pada filtrasi, kebutuhan surface area dapat dikurangi, performance filter dapat diperbaiki, dan pencucian pada filter dapat lebih teratur. Pengaturan bahan-bahan kimia dapat lebih terkontrol dan prosesnya menjadi lebih masuk akal.

Di samping untuk memperbaiki performance sebagian besar unit operasi, flow equalization merupakan pilihan yang menarik untuk memperbaiki performance Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang overloaded.

Pengolahan Air Limbah Fisika Equalisasi

Lokasi Pengolahan Air Limbah Fisika Equalisasi harus dipertimbangkan pada saat pembuatan diagram alir Pengolahan Air Limbah Fisika Equalisasi. Lokasi Pengolahan Air Limbah Fisika Equalisasi yang optimal akan sangat bervariasi menurut tipe Pengolahan Air Limbah yang dilakukan, karakteristik system pengumpulan, dan jenis air limbah.

Pada beberapa kasus, Pengolahan Air Limbah Fisika Equalisasi dapat ditempatkan setelah Pengolahan Air Limbah Fisika primer dan sebelum Pengolahan Air Limbah biologis. Pengolahan Air Limbah Fisika Equalisasi yang diletakan setelah Pengolahan Air Limbah Fisika primer biasanya disebabkan oleh masalah-masalah yang ditimbulkan oleh lumpur dan buih. Jika diletakan sebelum Pengolahan Air Limbah Fisika primer dan Pengolahan Air Limbah biologis, dalam proses Pengolahan Air Limbah Fisika Equalisasi diperlukan pengadukan untuk mencegah pengendapan dan aerasi untuk mencegah timbulnya bau.

Volume yang diperlukan untuk Pengolahan Air Limbah Fisika Equalisasi ditentukan dengan membuat diagram hubungan antara laju alir kumulatif dan waktu (hari). Laju alir rata-rata diplotkan pada diagram yang sama. Diagram untuk menentukan volume Pengolahan Air Limbah Fisika Equalisasi ditunjukan dalam Gambar 9. Untuk menentukan volume, ditarik garis yang parallel terhadap sumbu-sumbu koordinat. Volume yang diperlukan setara dengan jarak vertical dari kedua garis lurus tersebut.

Pengolahan Air Limbah Fisika Equalisasi

Dalam praktik, volume bak equalisasi harus dibuat lebih besar dari hasil penentuan secara teoritis. Hal ini disebabkan oleh faktor-faktor sebagai berikut. Pengoperasian alat-alat aerasi dan pengadukan secara kontinyu dapat menyebabkan air meluap berlebihan; Adanya aliran-aliran recycle; Kemungkinan adanya perubahan aliran secara tiba-tiba.

Meskipun tidak ada patokan yang pasti, biasanya volume tambahan berkisar antara 10% – 20% dari volume teoritis.

Ringkasan – secara ringkas, hal-hal penting dalam proses Pengolahan Air Limbah Fisika Equalisasi adalah sebagai berikut,

Pengolahan Air Limbah Fisika Equalisasi bertujuan  untuk menyetarakan laju alir dan karakteristik air limbah, mengurangi ukuran dan biaya proses pengolahan air limbah selanjutnya, dan memperbaiki performance proses selanjutnya. Lokasi Pengolahan Air Limbah Fisika Equalisasi tergantung pada jenis pengolahan dan karakteristik air limbah, biasanya sebelum bak pengendapan awal dan aerasi.

Dalam pelaksanaan Pengolahan Air Limbah Fisika Equalisasi dibutuhkan pengadukan untuk mencegah pengendapan dan aerasi untuk menghilangkan bau. Pengolahan Air Limbah Fisika Equalisasi biasanya dilaksanakan bersamaan dengan netralisasi.

Dasar-dasar perencanaan Pengolahan Air Limbah Fisika Equalisasi ; Energi pengadukan sebesar 5-10 watt/m3; Alat pengadukan meliputi shaft vertical atau horizontal mixer, submerged mixer, jet mixer, dan surface aerator atau blower; Pemilihan material seperti baja, beton,GRP (Glass Reinforced Plastic), batu kali, atau geomembrane; Dapat dilengkapi penutup ataupun tanpa penutup; Level bervariasi atau konstan; dan Otomatisasi atau system control (pHIR, TIR, LIRC)  Pengolahan Air Limbah Fisika Equalisasi.

Related For Pengolahan Air Limbah Fisika Equalisasi

Recent Post

Pengolahan Limbah Air Wudhu Pengolahan…
Pengolahan Air Limbah Organik Pengolahan…
Pengolahan Limbah Air Bekas Cucian…
Pengolahan Air Limbah Bengkel Pengolahan…