Menu

Pengolahan Air Limbah Fisika

October 13, 2012 | Pengolahan Air Limbah

Pengolahan Air Limbah Fisika Grit Chamber

Pengolahan Air Limbah Fisika

Pengolahan Air Limbah Fisika Pengolahan Air Limbah Fisika Grit Chamber adalah bertujuan untuk menghilangkan kerikil, pasir, dan partikel-partikel lain yang dapat mengendap di dalam saluran dan pipa-pipa serta untuk melindungi pompa-pompa dan peralatan lain dari penyumbatan, abrasi, dan overloading. Pengolahan Air Limbah Fisika Grit removal digunakan untuk mengambil padatan-padatan yang memiliki ukuran partikel lebih kecil dari 0,2 mm. Grit yang terambil biasanya juga mengandung bahan-bahan organik yang mengendap secara bersamaan. Oleh karena itu, grit perlu dicuci terlebih dahulu untuk mencegah adanya bau dan masalah-masalah kesehatan yang mungkin timbul.

Pengolahan Air Limbah Fisika Grit Chamber Removal Sederhana – didasarkan pada kecepatan horizontal air yang melalui saluran. Sistem ini kurang baik karena kecepatan sebesar 0,3 m/detik tidak dapat dijamin konstan setiap saat. Namun, tipe ini dapat diperbaiki untuk memperoleh kecepatan yang konstan, yakni dengan menambahkan weir. Bentuk weir bervariasi, ada yang segiempat, trapezium, dan segitiga. Jika pembersihan dilakukan secara manual, harus ada dua buah, untuk Pengolahan Air Limbah Fisika Grit Chamber Removal jika salah satu dibersihkan, yang lain dapat dioprasikan.

Pengolahan Air Limbah Fisika Circular Grit Chamber Removal – Grit masuk dalam grit removal dari bagian samping dan mengendap di tengah-tengah tangki. Grit yang berada di tengah-tengah bak diambil dengan menggunakan pompa atau air lift untuk dipindahkan ke tempat pengeringan (gravity drying tanks). Kecepatan aliran masuk berkisar antara 0,7 – 1,0 m/detik dan kecepatan aliran keluar sebesar 0,8 m/detik. Secara teoritis, waktu tinggal tidak lebih dari 45 detik.

Pengolahan Air Limbah Fisika

Pengolahan Air Limbah Fisika Aerated Grit Chamber – Air yang mengalami aerasi akan menyebabkan terjadinya arus perputaran pada air limbah sehingga kecepatan pada bagian bawah Pengolahan Air Limbah Fisika Grit Chamber konstan. Dengan demikian, tidak akan terjadi pengendapan zat-zat organic. Kedalaman minimum yang diperlukan untuk menjamin terjadinya perputaran air secara vertical adalah 2 m, dengan laju udara masuk sebesar 10-25 m2/m.jam. Sistem ini juga sering digunakan dalam pemisahan oli.

Pengolahan Air Limbah Fisika Sieves

Pengolahan Air Limbah Fisika Sieves, berbeda dengan screen yang menggunakan bar, strainer menggunakan anyaman kawat logam atau plastic, ataupun pelat berlubang (perforated plate). Ukuran bukaan biasanya berkisar antara 0,02 mm atau lebih kecil. Peralatan ini biasanya digunakan dalam proses industry untuk mengembalikan bahan-bahan yang masih bermanfaat. Saringan harus dijaga agar tetap bersih dan system pembersihan sebaiknya menggunakan system otomatis. Hasil penyaringan dapat dikurangi kandungan airnya, didaur-ulang, atau disimpan. Beberapa jenis strainer yang tersedia di pasaran adalah curved, static strainer, rotary strainer, band strainer, dan spiral strainer.

Pengolahan Air Limbah Fisika Curved Strainer terbuat dari batang-batang baja tahan karat yang berukuran kecil-kecil dan disusun secara horizontal, dapat berbentuk lurus atau bergelombang dengan penampang berbentuk segitiga. Air limbah didistribusikan pada bagian atas screen yang memiliki kemiringan secara bertahap, dari 60 deajat hingga 45 derajat dari atas ke bawah. Dengan cara tersebut, pemisahan, pengaliran air, pencucian, dan pemindahan padatan dapat berjalan dengan baik. Pengoperasian tipe peralatan ini cukup aman dan banyak digunakan dalam pabrik pulp dan kertas, pabrik pengepakan, serta rumah potong hewan.

Pengolahan Air Limbah Fisika

Pengolahan Air Limbah Fisika Rotary Strainer terdiri atas screen bulat yang terbuat dari anyaman kawat logam atau pelat besi berlubang-lubang dengan sumbu horizontal, Air limbah mengalir dari bagian dalam ke bagian luar. Bila peralatan ini merupakan mikrostrainer, biasanya digunakan untuk menurunkan konsentrasi suspended solid pada air limbah yang akan di buang ke badan air.

Pengolahan Air Limbah Fisika Spiral sieves adalah alat penyaringan yang halus. Alat ini menjadi satu dengan system dewatering atau dapat juga langsung dipasang pada saluran air limbah. Sistem ini hampir dapat dikatakan bebas maintenance. Spiral tanpa shaft ini dilengkapi dengan sikat yang dapat mencegah terjadinya penyumbatan.

Pengolahan Air Limbah Fisika Band Strainer – tipe ini dapat menangani kapasitas yang besar dan bervariasi. Prinsip kerja alat ini adalah dapat mengambil padatan dengan gerakan yang kontinu dan perlahan-lahan. Padatan-padatan yang terambil selanjutnya dipindahkan oleh sikat-sikat atau sraper yang terdapat pada bagian atas peralatan. Pengunjung yang baik kemudian kita lanjutkan ke Pengolahan Air Limbah Fisika selanjutnya yaitu Equalisasi, Sedimentasi dan Flotasi di Pengolahan Air Limbah Fisika.

Related For Pengolahan Air Limbah Fisika

Recent Post

Pengolahan Limbah Air Wudhu Pengolahan…
Pengolahan Air Limbah Organik Pengolahan…
Pengolahan Limbah Air Bekas Cucian…
Pengolahan Air Limbah Bengkel Pengolahan…