Menu

Belajar sistem pengolahan air limbah ramah lingkungan dari Gryaab, Swedia

January 31, 2015 | Pengolahan Air Limbah

Belajar sistem pengolahan air limbah ramah lingkungan dari Gryaab, Swedia

Sudah tidak asing ditelinga kita, Swedia dikenal dunia sebagai salah satu negara terdepan dalam mengelola sampah dan air limbah yang ramah lingkungan. Setidaknya, inilah yang mendasari PPI Swedia Wilayah Gothenburg dan Borås mengunjungi Gryaab pada Kamis, 9 Januari lalu. Gryaab merupakan salah satu perusahaan pengolah air limbah terbesar di Skandinavia yang beroperasi sejak 1972. Perusahaan ini milik dari tujuh pemerintah kota, yaitu Ale, Gothenburg, Härryda, Kungälv, Lerum, Mölndal dan Partille.

Untuk mengolah air limbah dari berbagai daerah tersebut, Gryaab menerima air limbah dari terowongan bawah tanah yang memiliki panjang total kurang lebih 130 km. Air limbah ini berasal dari rumah tangga dan industri yang dinaungi oleh lebih dari 800 ribu penduduk. Setiap detiknya, Gryaab menerima aliran air sekitar 8-12 kubik meter. Jumlah ini bervariasi dari musim ke musim sepanjang tahun.

Belajar sistem pengolahan air limbah ramah lingkungan dari Gryaab, Swedia

Kunjungan kali ini diawali dengan menyimak sebuah film pendek tentang cara Gryaab mengolah air limbah yang ramah lingkungan serta manfaat pengolahan air limbah tersebut bagi masyarakat dan lingkungan. Film tersebut disajikan dengan menggunakan bahasa yang sederhana, melibatkan peran anak-anak sekolah dan lebih menarik lagi, muncul kehadiran dua kartun animasi bakteri dan ikan hiu yang dinamai Gryaa dan Örjan. Alhasil, visi Gryaab menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan laut dapat dipahami dengan mudah.

Tujuan dari pengolahan air limbah di Gryaab adalah mengurangi kadar polutan didalam air limbah sehingga aman untuk disalurkan ke laut lepas. Pengolahan air limbah disini mencakup tiga proses utama yaitu mekanis, kimiawi dan biologis. Keseluruhan proses tersebut dilakukan untuk melepaskan bahan organik (BOD7), nitrogen dan fosfor didalam air limbah sebelum dibuang ke laut untuk mengurangi pencemaran lingkungan. Limbah nitrogen utamanya berasal dari urin, sedangkan fosfor berasal dari feses.

Dalam proses mekanis, air limbah disaring dan dipisahkan dari berbagai jenis sampah yang mengalir didalam saluran air limbah, seperti tisu, kertas, kapas, pasir, kerikil dan sampah lainnya sampai ke partikel-partikel yang lebih kecil. Sementara itu, proses kimiawi akan menyisakan lumpur endapan yang selanjutnya dapat digunakan untuk menghasilkan biogas. Dalam proses biologis, Gryaab menggunakan bakteri khusus untuk mengkonversi limbah nitrogen menjadi gas nitrogen yang akan dilepaskan ke atmosfer. Setelah 12 jam lebih, air limbah yang telah melewati ketiga proses tersebut, dilepaskan kembali ke sungai Göta Alv.

Belajar sistem pengolahan air limbah ramah lingkungan dari Gryaab, Swedia

Yang menarik disini adalah sisa-sisa produksi dari proses pengolahan air limbah nyatanya dapat memberikan manfaat lainnya. Pengolahan lumpur endapan dapat menghasilkan kompos dan biogas. Dalam jumlah yang besar, limbah lumpur tersebut dikompos dan dijadikan tempat pembuangan akhir (landfill), sedangkan dalam jumlah yang kecil, lumpur yang telah dikompos tersebut disimpan selama 6 bulan untuk membunuh bakteri berbahaya sehingga siap dijadikan pupuk untuk lahan pertanian.

Sementara itu, pengolahan biogas menghasilkan energi yang setara dengan 60 GWh per tahun dan sangat bermanfaat sebagai bahan bakar ramah lingkungan (green fuel). Biogas ini dijual kepada perusahaan listrik Göteborg Energi. Dalam proses selanjutnya, biogas dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk transportasi publik. Tak asing bagi kita, bus-bus umum di seluruh kota di Swedia sudah berlabel ramah lingkungan (eco-label).

Salah satu peserta kunjungan, Elias Nainggolan mengungkapkan kekagumannya terhadap proses pengolahan air limbah di Gryaab. Mahasiswa S2 yang sedang menjalani program pertukaran di Chalmers University of Technology ini mengungkapkan cita-citanya agar kelak Indonesia dapat memiliki fasilitas pengolahan air limbah serupa yang mengolah air limbah dari masyarakat secara ramah lingkungan.
Belajar sistem pengolahan air limbah ramah lingkungan dari Gryaab, Swedia
Nah, Anda pun bisa berperan serta dalam menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan laut. Pertama, hanya urin, feses dan tisu toilet yang boleh mengalir ke dalam kloset. Jangan membuang tisu yang bukan untuk keperluan toilet, pembalut, kapas dan sampah lainnya ke dalam saluran pembuangan air untuk mencegah penyumbatan dan banjir. Kedua, gunakanlah deterjen secukupnya, sesuai dengan aturan pakai yang tertera didalam kemasan. Akan lebih baik lagi, jika menggunakan deterjen yang ramah lingkungan. Terakhir, sisa zat kimia, cat dan bahan berbahaya lainnya harus didaur ulang di pusat daur ulang (recycling station). Demikian, tiga pesan Gryaab yang dapat kita biasakan dalam kehidupan sehari-hari*.

*berlaku ketika masyarakat sudah sadar bahwa kebersihan itu adalah kebutuhan dan menyangkut hajat hidup orang banyak. Dengan dasar itu, mereka tanpa paksaan, mau memilah sampah dalam kehidupan sehari-hari. Di saat yang bersamaan, pemerintah memberikan dukungan yang nyata, mulai dari keberadaan perusahaan daur ulang milik negara, kerjasama dengan universitas untuk pengembangan dan penelitian (seperti: mencari metode pengolahan sampah dan air limbah yang sesuai dengan karakter masyarakat), menyediakan fasilitas untuk memilah sampah di tingkat rumah tangga, sampai pada lahirnya budaya memilah sampah dengan benar. Tapi apalah arti tumbuh kesadaran, kalau kita tidak berbuat! Seringkali mengatakan soal mentalitas! Mentalitas masyarakat yang tidak mau membuang sampah pada tempatnya, apalagi memilah sampah dengan benar itu hanyalah ucapan yang tak berujung pada tindakan. Yah, setidaknya, kita mau (dan melakukan) membuang sampah pada tempatnya. Tanya pada dirimu sendiri, bagaimana Anda memandang dan memperlakukan sampah?

Related For Belajar sistem pengolahan air limbah ramah lingkungan dari Gryaab, Swedia

Recent Post

Pengolahan Limbah Air Wudhu Pengolahan…
Pengolahan Air Limbah Organik Pengolahan…
Pengolahan Limbah Air Bekas Cucian…
Pengolahan Air Limbah Bengkel Pengolahan…